Minggu, 08 Mei 2011

penemu mozila fire fox

Mozilla Firefox (aslinya bernama Phoenix dan kemudian untuk sesaat dikenal sebagai Mozilla Firebird) adalah penjelajah web antar-platform gratis yang dikembangkan oleh Yayasan Mozilla dan ratusan sukarelawan. Versi 3.0 dirilis pada 17 Juni 2008.

Sebelum rilis versi 1.0-nya pada 9 November 2004, Firefox telah mendapatkan sambutan yang sangat bagus dari pihak media, termasuk dari Forbes dan Wall Street Journal. [1] [2] Dengan lebih dari 5 juta download dalam 12 hari pertama rilisnya dan 6 juta hingga 24 November 2004, Firefox 1.0 adalah salah satu perangkat lunak gratis, sumber-terbuka (open-source) yang paling banyak digunakan di antara pengguna rumahan.

Melalui Firefox, Yayasan Mozilla betujuan untuk mengembangkan sebuah browser web yang kecil, cepat, simpel, dan sangat bisa dikembangkan (terpisah dari Mozilla Suite yang lebih besar). Firefox telah menjadi fokus utama perkembangan Mozilla bersama dengan client e-mail Mozilla Thunderbird, dan telah menggantikan Mozilla Suite sebagai rilis browser resmi Yayasan Mozilla.

Di antara fitur populer Firefox adalah pemblokir pop-up yang sudah terpasang di dalamnya, dan sebuah mekanisme pengembangan (extension) untuk menambah fungsionalitas tambahan. Meskipun fitur-fitur ini sudah tersedia untuk beberapa lamanya di browser-browser lainnya seperti Mozilla Suite dan Opera, Firefox merupakan browser pertama yang mendapatkan penerimaan dalam skala sebesar ini. Firefox ditargetkan untuk mendapat sekitar 10% pangsa pasar Internet Explorer keluaran Microsoft (browser paling populer dengan margin yang besar (per 2004) hingga tahun 2005, yang telah disebut oleh banyak orang sebagai tahun kembalinya perang browser.

Firefox telah mendapatkan perhatian sebagai alternatif kepada Internet Explorer sejak Explorer dikecam karena tuduhan ketidakamanannya—pihak yang setuju terhadap anggapan ini mengatakan Explorer tidak mengikuti standar Web, menggunakan komponen ActiveX yang sering membahayakan, dan kelemahannya terhadap pemasangan spyware dan malware—dan kurangnya fitur-fitur yang dianggap pemakai Firefox penting. [5] Microsoft sendiri telah merespons bahwa mereka tidak menganggap jika isu-isu mengenai keamanan dan fitur Explorer perlu dikhawatirkan.

Versi 2.0 diluncurkan pada 24 Oktober 2006. Pada versi 2.0 ini, Mozilla mempunyai bug (kelemahan) yaitu akan "crash" jika membuka web page (halaman Web) yang sangat besar dan memiliki JavaScript, namun hal ini telah diperbaiki. 
sunber :
 Dunia Komputer

pengertian windows xp

Windows XP atau Windows 5.1 build 2600 adalah sebuah versi sistem operasi Windows yang diluncurkan oleh Microsoft Corporation pada tanggal 25 Oktober 2001 di Amerika Serikat.
Sebelumnya, Microsoft telah meluncurkan Windows versi 5.0 atau yang dikenal dengan Windows 2000, baik itu edisi server maupun edisi profesional (untuk desktop kantoran). Namun pada kenyataannya sebagian besar pengguna menggunakan Windows XP Professional.
Nama XP sendiri, menurut Microsoft merupakan singkatan dari kata Experience, yang artinya Windows XP membawa pengalaman baru dalam dunia komputasi, atau setidaknya begitulah yang diharapkan oleh Microsoft.
Perubahan user interface dan tatacara penggunaan memang sangat revolusioner, seperti yang terjadi dari DOS ke Windows 3.0, dan dari Windows 3.1 ke Windows 95. perubahan revolusioner lagi akan terjadi pada peluncuran Microsoft Windows Vista.
Windows XP sendiri berbasis pada Windows NT dan termasuk pada keluarga NT. Yang termasuk dalam keluarga NT adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, Windows 2000 & 2003. Keluarga NT, terutama yang server, memiliki kemampuan yang baik untuk menjadi sebuah server.
Latar Belakang
Windows XP sebelumnya dikenal dengan kode sandi “Whistler”, yang mulai dikembangkan oleh para pengembang Microsoft pada pertengahan tahun 2000-an. Bersamaan dengan proyek ini, Microsoft juga tengah menggarap proyek Windows generasi baru penerus Windows Me (Millennium Edition) yang dinamakan dengan kode sandi “Windows Neptune” yang diproyeksikan sebagai “Windows NT versi rumahan”.
Setelah Windows ME dianggap kurang sukses menyaingi kesuksesan Windows 98, Microsoft pun akhirnya memutuskan untuk mengawinkan dua buah sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi berbasis Windows NT dan sistem operasi berbasis Windows 9x) ke dalam sebuah produk. Itulah yang kita kenal sekarang dengan Windows XP.
Macam-macam XP
Windows XP muncul dalam banyak jenis:
Windows XP Professional
Windows XP Home Edition
Windows XP Media Center Edition
Windows XP Tablet PC Edition
Windows XP Starter Edition
Windows XP Professional x64 Edition
Windows XP Professional 64-Bit Edition for Itanium
Windows XP Professional
Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP yang dibuat khusus untuk komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang bisa login secara bersamaan.
Windows XP Home Edition
Windows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara Windows XP Home Edition dengan Windows XP Professional, karena basis pembuatannya yang sama. Perbedaan yang diberlakukan terhadap versi Windows ini adalah dukungan jaringan, di mana Windows XP Home Edition tidak didesain untuk sistem dengan banyak pengguna, seperti halnya Windows XP Professional. Fitur jaringan yang tidak ada pun sangat banyak, di antaranya tidak dapat bergabung dengan sistem domain Active Directory, tidak memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu membuat beberapa berkas dan folder yang dikelolanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus), dan tidak memiliki fitur Internet Connection Sharing (ICS), dan masih banyak yang lainnya.
Windows XP Home Edition ditujukan untuk menggantikan versi Windows sebelumnya, yaitu Windows 98 dan Windows ME, karena kedua versi Windows tersebut tergolong ke dalam kelas Windows untuk pengguna rumahan.
Windows XP Media Center Edition
Windows XP Media Center Edition adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya, Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).
Windows XP Tablet PC Edition
Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi (Personal Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook atau laptop. Windows XP Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP Professional, yang ditambahi dengan fitur pengenalan tulisan tangan (handwriting recognizition) yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP Professional biasa. Pada umumnya, sebuah Tablet PC dilengkapi dengan layar sentuh.
Windows XP Professional x64 Edition
Windows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64. Saat ini, prosesor yang menggunakan arsitektur tersebut terbatas pada prosesor AMD dengan arsitektur AMD64 seperti Athlon 64 dan Opteron. Dari keluarga Intel ada Intel Pentium 4 dengan ekstensi EM64T (Extended Memory 64-bit Technology), dan beberapa seri dari Intel Pentium M dan D, serta beberapa varian dari keluarga Intel Core. Perbedaan dengan Windows XP Professional yang diluncurkan sebelumnya adalah pada dukungannnya terhadap akses memori lebih besar daripada 4 Gigabytes seperti pada Windows XP sebelumnya. Sebenarnya, prosesor 64-bit dari Intel maupun AMD dapat mengakses 16 Eksabyte memori, tetapi Microsoft membatasi kemampuan sistem operasi Windows ini hingga 16 Terabyte saja. Pada dasarnya, sistem operasi ini berbeda dari versi Windows XP yang lainnya, mengingat basis kode yang digunakan adalah Windows Server 2003, Standard Edition for x64, mengingat nomor versi yang digunakannya adalah 5.2.3790.
Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium
Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium merupakan versi yang sangat terbatas sekali dilihat dari segi penjualannya. Akan tetapi, produk ini mendukung teknologi mikroprosesor yang sangat bagus, yaitu IA-64 yang digunakan oleh prosesor Intel Itanium dan Intel Itanium 2. Dukungan yang diberikan oleh Microsoft adalah dukungan terhadap semua fitur dari prosesor Itanium tersebut, akan tetapi karena sedikit sekali aplikasi yang didesain untuk prosesor Itanium, penyebaran produk ini sangat sedikit.
Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition adalah dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.
Aplikasi yang didukung pun sangat sedikit, dan terbatas pada aplikasi yang berguna bagi komputasi tingkat tinggi, seperti aplikasi basis data, dan aplikasi ilmiah. Jika Windows versi x64 dan 32-bit mendukung akselerasi multimedia, Windows ini tidak dibekali dengan fungsi tersebut, karena memang prosesornya tidak dibekali dengan instruksi khusus untuk akselerasi multimedia.
Windows XP Professional 64-bit Edition telah dihentikan proses produksinya setelah Hewlett-Packard (satu-satunya produsen yang menawarkan workstation dengan prosesor Itanium) menghentikan penjualan workstation miliknya. Beberapa kalangan menilai, hal ini disebabkan karena Hewlett-Packard tidak begitu sukses dengan produk ini. Meski telah dihentikan proses produksinya, Microsoft tetap mendukung Windows XP 64-bit Edition ini hingga keseluruhan Windows XP dihentikan dukungannya oleh Microsoft.
Windows XP Starter Edition
Windows XP Starter Edition merupakan versi Windows XP Home Edition yang diterjemahkan ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga bahasa Amerika Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela). Menurut berbagai sumber, Microsoft membuat Windows XP Starter Edition dengan tujuan untuk memerangi sistem operasi GNU/Linux, karena sistem operasi tersebut populer di negara-negara dunia ketiga tersebut.
Fitur dan Peningkatan
Windows XP diketahui sebagai sebuah sistem operasi yang memiliki kestabilan yang telah ditingkatkan dari pendahulunya, dan juga memiliki efisiensi yang lebih baik daripada Windows 98, Windows ME, dan Windows 2000 Professional. Hal ini dikarenakan Windows XP menerapkan sebuah teknik manajemen software yang dapat menghindari apa yang disebut dengan “neraka DLL” atau “DLL HELL”. Selain itu, tampilan Windows XP pun dirombak, hingga menjadi lebih mudah untuk digunakan.
Berikut ini adalah fitur dari Windows XP Professional (karena dianggap paling lengkap)
Dukungan terhadap sistem domain Active Directory
Active Directory adalah sistem domain yang digunakan di dalam Windows Server 2000 dan Windows Server 2003. Dengan menggunakan Active Directory, sistem-sistem Microsoft Windows dapat diatur dari satu tempat saja yaitu dari sistem yang menjalankan Active Directory itu sendiri. Fitur ini sangat berguna jika diaplikasikan dalam perusahaan yang cukup besar, karena akan menyederhanakan semua proses autentikasi.
Peningkatan pengaturan kontrol akses
Sebagai sistem operasi yang ditujukan untuk pengguna korporasi, tentunya Windows XP telah dilengkapi dengan fitur pengaturan kontrol akses. Fitur tersebut digunakan untuk membatasi akses terhadap siapa saja yang tidak memiliki hak akses terhadap sebuah objek tertentu. Meskipun hal ini bukanlah teknologi baru, karena telah diimplementasikan dalam sistem operasi berbasis UNIX, implementasi fitur ini dalam Windows XP telah diterapkan secara lebih canggih dibandingkan dengan UNIX, mengingat sistem operasi UNIX membatasi akses dengan menggunakan atribut file permission. Sistem operasi sebelumnya, seperti Windows 9x, tidak dilengkapi dengan fitur ini, sehingga setiap orang akan memiliki hak untuk mengakses setiap berkas tanpa kesulitan.

sumber :Recinay's Blog

cara menghilangkan tial 30 hari pada windows xp

Untuk menghilangkan trial pada windows XP anda membutuhkan aplikasi WGA (Windows Genuine Advantage) dan WPA KILL (Windows Product Activation). Software kecil ini dapat dipergunakan untuk menghapus trial windows XP seperti Windows 2003 & XP SP1/SP2/SP3. Cara penggunaannya WGA & WPA KILL sangat sederhana dan tidak memerlukan seorang programer silahkan ikuti langkah-langlahnya sebagai berikut:
0. Setelah anda download ektrak dengan menggunakan winRAR atau 7-zip
1. Jalankan WPA KILL (di subfolder WPA kill) => Klik “Apply/Browse” => Klik “quit”
2. Jalankan installer.bat (di subfolder WGA) => Tekan tombol 2 kali
3. Reboot PC anda.

  • Free Download WGA (Windows Genuine Advantage)

  • Free Download WPA KILL (Windows Product Activation)

  • PERHATIAN!
    Untuk cara downloadnya Anda akan diarahkan ke adf.ly kemudian tunggu 5 detik dan cari tombol SKIP AD yang berada di sebelah kanan atas monitor anda.

    sumber : masterGOmaster

    Cara Menggunakan Wordpress secara offline

    Dalam kasus ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan template ini secara offline. Dengan kata lain, di sini saya akan menjelaskan bagaimana bekerja dengan WordPress secara offline.
    Hal ini dapat bermanfaat antara lain untuk:
    • Jika kita belum punya blog, kita bisa berlatih membuat blog dengan wordpress secara offline. Kita dapat mengutak-atik sesuka kita. Hasilnya dapat kita online-kan dengan cara yang akan saya bahas di beberapa postingan selanjutnya
    • Jika kita sudah punya blog yang sedang online, kita bisa menggunakan cara ini untuk mengutak-atik script atau mencoba-coba bermacam-macam fitur dan themes tanpa perlu takut merusak blog kita yang sedang online. Kan bisa berabe kalau saat kita ngutak-ngatik langsung di blog yang online, ada pengunjung yang masuk dan ngeliat blog kita lagi berantakan -_-‘
    Cara ini tidak hanya dapat digunakan untuk pembuatan blog wordpress, bisa digunakan untuk pembuatan situs atau blog lain dengan menggunakan template lain ataupun buatan sendiri
    Perlu diketahui sebelumnya, bahwa langkah-langkah yang akan saya sebutkan adalah yang saya lakukan di komputer saya. Jadi mungkin saja akan ada yang berbeda dengan apa yang akan kamu coba. Kalau ada masalah langsung aja dishare di comment ya ^^
    Baiklah, kita mulai.
    1. Download software XAMPP
    XAMPP merupakan freeware yang di dalamnya berisi bermacam-macam komponen seperti Apache, MySQL, PHP, dan lain-lain. Software ini bisa didownload di http://www.apachefriends.org/en/xampp.html. Pilihlah yang sesuai dengan OS (Operating System) kamu. Di sini saya memilih yang untuk Windows karena komputer saya menggunakan Windows XP.
    Saat saya menulis ini, XAMPP yang terbaru adalah versi 1.7.3 dan besar filenya sekitar 50 mb
    2. Download software Notepad++
    Notepad++ merupakan freeware untuk mengedit text (text editor), mirip dengan notepad biasa namun lebih banyak fiturnya dan tampilannya pun lebih menarik. Sebenarnya ini tidak wajib, tapi saya menggunakannya karena lebih nyaman dan tidak ada salahnya bagi pembaca untuk mencobanya. Software ini bisa didownload di http://notepad-plus.sourceforge.net/uk/site.htm.
    Saat saya menulis ini, Notepad++ yang terbaru adalah versi 5.6.4 dan besar filenya sekitar 3,5 mb
    3. Install kedua software tersebut di komputer kamu
    Keduanya install biasa aja kalau memang tidak mengerti apa-apa, install dengan setting default saja, tanpa perlu diubah-ubah. Perhatikan, di sini saya menginstall XAMPP-nya di path: “C:\xampp”, kalau Notepad++ sih bebas di mana aja ga ngaruh.
    4. Aktifkan Apache dan MySQL
    Masuk ke XAMPP Control Panel, lalu klik Start di samping Apache dan MySQL. Saya pernah mengalami masalah saat meng-klik Start tulisannya yang keluar ‘busy’ terus. Mungkin tidak terjadi di kamu, tapi kalau hal ini terjadi, kita bisa mengaktifkannya secara manual. Masuk ke folder XAMPP-nya, kalau saya di “C:\xampp”, lalu eksekusi file “apache_start.bat” dan “mysql_start.bat”. Biasanya cara ini berhasil.
    Kalau Apache dan MySQLnya udah aktif, berarti sekarang komputer kamu sedang bekerja sebagai localhost (server lokal). Coba buka internet browser kamu, masuk ke alamat http://localhost, jika sampai sini langkahmu sudah benar, kamu akan melihat homepage XAMPP.
    5. Konfigurasi MySQL
    Masuk ke http://localhost/phpmyadmin, lalu buatlah database yang baru. Di bawah tulisan ‘Create new database’ tulis nama database yang diinginkan. Di sini saya mengisinya dengan ‘wordpress’ (tanpa tanda petik), lalu klik tombol Create di sebelah kanannya.
    6. Pindahkan script WordPress ke komputer kamu
    Extract file wordpress (yang kamu download di wordpress.org) ke dalam folder htdocs di dalam folder XAMPP yang kamu install tadi. Kalau saya berarti di path: “C:\xampp\htdocs”, dan hasilnya akan ada folder wordpress di dalam htdocs. Jadinya seperti ini: “C:\xampp\htdocs\wordpress”
    7. Konfigurasi script WordPress
    Masuk ke folder wordpress, kalau saya di path: “C:\xampp\htdocs\wordpress”, lalu buka file wp-config-sample.php dengan menggunakan software Notepad++ (boleh juga dengan Notepad biasa atau software lain sesuai selera) lalu di bagian:
    // ** MySQL settings – You can get this info from your web host ** //
    /** The name of the database for WordPress */
    define(‘DB_NAME’, ‘putyourdbnamehere’);
    /** MySQL database username */
    define(‘DB_USER’, ‘usernamehere’);
    /** MySQL database password */
    define(‘DB_PASSWORD’, ‘yourpasswordhere’);
    • Ubah ‘putyourdbnamehere’ dengan nama database tadi, kalau saya menjadi ‘wordpress’
    • Ubah ‘usernamehere’ dengan ‘root’
    • Ubah ‘youpasswordhere’ dengan ‘’ (kosong)
    Sehingga hasilnya menjadi:
    // ** MySQL settings – You can get this info from your web host ** //
    /** The name of the database for WordPress */
    define(‘DB_NAME’, ‘wordpress’);
    /** MySQL database username */
    define(‘DB_USER’, ‘root’);
    /** MySQL database password */
    define(‘DB_PASSWORD’, ”);
    Setelah itu, save as dengan nama wp-config.php (tanpa ‘-sample’)
    8. Install WordPress
    Masuk ke http://localhost/wordpress/wp-admin/install.php, ikuti langkah-langkah yang diberikan, ingat-ingat atau catat username dan password yang diberikan. Password dapat diubah lagi nanti.
    9. Selesai!
    Sekarang blog offline kamu ada di alamat http://localhost/wordpress, bisa kamu akses dan ubah layaknya blog online.
    Jika kamu ingin login sebagai admin, masuk ke alamat http://localhost/wordpress/wp-login.php, masukkan user sama password yang sudah dikasih sebelumnya.
    Jangan lupa untuk mengaktifkan Apache dan MySQL terlebih dahulu bila kamu ingin mengakses localhost. Bila belum aktif, browser tidak akan dapat mengaksesnya.
    Di sini kamu bisa posting, mengubah theme, menambah fitur dan widget, dan lain-lain. Tentu saja bila ingin mengubah theme atau widget, kamu harus punya dulu filenya yang bisa didownload di internet. Terakhir, kamu bisa meng-online-kan blog yang kamu buat ini ke dunia maya yang sebenarnya.

    Sumber :  trik-tips-info dunia internet!